Waspadai Modus Baru Penculikan! Pelaku Berpura-Pura Jadi Orangtua atau Kerabat Anda

Loading...
Real, kejadian ini dialami oleh teman saya sendiri di terminal Senen Jakarta.

Waspadai Modus Baru Penculikan! Pelaku Berpura-Pura Jadi Kerabat Anda

Kejadian baru aja 18 maret 2015 n ini pengalaman sendiri. Tadi pagi rutinitas biasa berangkat ke kantor, berhubung daerah sunter maka harus naik metro 24 jurusan senin - tanjung priuk secara hanya metro ini yang lewat sunter.

Oke naik lah saya ke metro 24 berhubung metro yang depan baru jalan , maka metro ke 2 yang saya naikin posisi kosong. Gak punya pikiran negatif ya udah naik aja, ambil posisi dekat kaca yang bisa di buka jendelanya. Gak lama ada cowok ketok bodi metro sepontan nengok dia bilang ci ayo turun. Kita ngobrol dulu, lama nungguin metro penuh. Saya merasa gak kenal kontan menolak. Cowok itu ga putus asa ajak ngobrol. Merasa risih saya memutuskan pindah tempat duduk dan ternyata keputusan saya pindah tempat duduk berakibat fatal. Tiba2 cowok itu tarik tangan saya sambil teriak ayo ikut, saya pun teriak tidak mau sambil minta tolong.

Orang-orang di sana yang melihat di ancam katanya tidak usah ikut campur masalah rumah tangga orang. Saya bilang tidak tau n tidak kenal, orang yang mau nolong pun hanya melihat. Ada ibu2 berjilbab mengelus elus punggung saya sambil bilang ^ sudah nak ikut saja.malu di liatin orang. Jangan berantem sama suami di jalan ^ gtau gimana sempet nurut tapi dalam hati berontak, seketika tidak tau tapi kontan saya kembali teriak. Beruntung saya di tolong ibu-ibu dengan tatapan memelas saya bilang tidak kenal orang ini.

Ibu-ibu itu pun teriak, woi anak gw mau di bawa kemana. Lepas atau gw teriak maling. Seketika itu tangan saya di lepas n saya di bawa ibu-ibu itu . orang2 pada ramai dan ibu yang mengelus punggung saya tadi tidak tau kemana begitupun cowok yang menarik tangan saya tidak tau kemana. Saya pun di bawa ke kantor polisi senen menceritakan kronologis kejadian. Hari ini saya bersyukur masih ada perlindungan jika tidak , tidak tau bagaimana kondisi saya sekarang. Terima kasih untuk ibu yang tidak tau namanya. Dan yang ke terminal senin di harapkan hati-hati. Terima kasih atas waktunya telah membaca share saya.
Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.