Aksi Bagi-Bagi Sembako Pendukung Ahok Resahkan Warga Setiabudi

Loading...
Aksi Bagi-Bagi Sembako Pendukung Ahok Resahkan Warga Setiabudi
Gambar Ilustrasi
Media Opini - Warga Setiabudi, Menteng Atas, Jakarta Selatan, Sabtu (1/4/2017) malam, diresahkan dengan aksi bagi-bagi sembako diduga oleh Paslon petahana Ahok-Djarot.

Aksi tersebut disinyalir sebagai bentuk lain dari politik uang pendukung pasangan nomor 2 agar warga sekitar memilih Ahok-Djarot pada hari pencoblosan putaran kedua Pilgub DKI, 19 April mendatang.

"Iya, tadi (malam) warga ramai banget. Pendukungnya Ahok bagi-bagi sembako," kata seorang warga saat ditemui TeropongSenayan, di jalan Muria Ujung, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2017) dini hari.

Meski begitu, dia sendiri mengaku tidak ikut-ikutan lantaran sembako tersebut berasal dari seorang penista agama Islam.

"Ogah mas (tidak menerima), itu kan sembako dari orang yang menista agama saya (Islam). Ini warga deretan rumah sini juga tidak ada yang mau ambil, Pak RT juga gak mau ambil (sembako). Yang ikut antre itu kan warga di belakang sini, itupun tidak semuanya ikut," kata dia sambil mewanti-wanti agar namanya dirahasiakan.

Pria 52 tahun ini mengaku, dia bersama mayoritas warga setempat juga sudah sama-sama tahu bahwa acara tersebut sengaja dikemas dengan modus acara sosial, tetapi sejatinya untuk meningkatkan potensi keterpilihan pasangan Ahok-Djarot di wilayahnya.

"Kami warga disini sudah pada ngerti mas yang begitu-begitu (politis), sekarang kan masa kampanye. Kalau tidak ada Pilgub mana ada sembako gratis," ucap dia polos.

Warga lainnya mengungkapkan, saat acara pembagian sembako berlangsung, di lokasi tampak juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, HM Ashraf Ali.

"Tadi ada Pak Ashraf juga, dia kan orang Golkar dapil (daerah pemilihan) sini mas. Pendukungnya Ahok itu," katanya.

Untuk diketahui, Partai Golkar merupakan salah satu partai pengusung petahana Ahok-Djarot bersama PDIP, Hanura, NasDem dan partai pendukung PPP kubu Djan Faridz. [ts]
Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.