Yang Bawa-Bawa Soal Agama Itu Ahok Duluan, Pahamilah Teori Sebab-Akibat

Loading...
Yang Bawa-Bawa Soal Agama Itu Ahok Duluan, Pahamilah Teori Sebab-Akibat

Para pendukung Ahok di media sosial kini menuduh bagian dari umat adalah pihak pertama yang membawa soal agama untuk kepentingan politiknya menyingkirkan ahok.

Pernyataan para pendukung Ahok jelas salah kaprah dan ambigu (tidak jelas) karena yang membawa-bawa soal agama sementara orang tersebut bukanlah seorang muslim yaitu Ahok duluan.

Ada sebab akibat, jangan lupakan dua kali Ahok melakukan penodaan dan kegaduhan pertama soal dibohongi pakai ayat Al Maidah 51, dan yang kedua adalah soal WIFI dengan pasword Kafir

Blunder yang seharusnya menjadi sebuah intropeksi diri dan bukan malah semakin jumawa dan tidak merasa melakukan kesalahan lisan atau ucapannya.

Hal utama adalah, Ahok bukan seorang muslim dan bukan koridor dirinya untuk menilai serta memberi pendapat soal pemahaman agama yang dianut oleh orang lain, ditambah dirinya Ahok melakukan dengan memakai baju seragam resmi sebagai pejabat publik (Gubernur).

Blunder ahok yang justru kini aneh ditutupi oleh para pendukungnya. Dan lantas menuduh bagian dari umat Islam lah yang telah membawa-bawa soal agama pertama kali dibalik kegaduhan ini.

Apakah salah ketika umat Islam meminta keadilan hukum, ketika ayat kitab sucinya di nodai oleh pemeluk agama lain dengan mengatakan bapak ibu dibohongi pakai Al Maidah 51, ditambah soal WIFI dengan pasword Kafir.

Satu catatan utama, umat Islam bukanlah pihak yang memancing ahok untuk lisannya bekata seperti itu, karena itu murni ahok sendiri yang mengatakan hal tersebut, dan itu tercatat rapi dalam video yang diposting oleh akun pemprov sendiri.





Dari dua video diatas, adakah peran dari umat Islam untuk memancing atau secara sengaja membuat lisan ahok untuk berkata seperti didalam video diatas?, tentu tidak, ini murni ahok (yang bukan muslim) dengan lisannya mengeluarkan perkataan seperti didalam video diatas.

Ibarat lompat pagar rumah orang, tetapi orang yang melompati pagar justru dilindungi dan diberi label pahlawan sementara yang memiliki rumah harus diam bahkan harus siap dilabeli penjahat.

Ada aksi spin doctor alias pemutarbalikkan fakta, dibalik tuduhan umat Islam sebagai pihak pertama yang membawa-bawa soal agama, sementara fakta aslinya tidak seperti itu.

Umat Islam tetap tenang dan damai, seandainya Ahok tidak melakukan tindakan penistaan dengan lisannya Pahamilah teori sebab akibat, tidak ada asap kalau tidak ada api.
Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.